Christopher Crockerel - Penemu Kendaraan Berbantal Udara

Di era 50-an, ditemukan sebuah kendaraan besar berbentuk kapal laut yang justru berjalan di udara. Disebut hovercraft atau yang lebih dikenal sebagai kapal berbantal udara.



Kapal ini didorong oleh baling-baling yang terletak di atasnya, dan menggunakan mesin ACV (Air Chusion Vehicle). Mesin ini dirancang untuk beroperasi dimana bantalan udara pada ketinggian beberapa centimeter diatas permukaan darat dan air.

Bantal udara dilengkapi beberapa kipas yang mempunyai tenaga yang sangat besar dan berputar pada sebuah poros vertikal yang diarahkan kearah bawah laut. Mesin ACV dapat mencapai kecepatan 100 knot mil laut. Kapal ini juga dapat dioperasikan diatas pantai, daratan, dan perairan dangkal. Pada waktu pengujian, kapal ini dapat meluncur dengan kecepatan kurang lebih 185 km/jam hanya dengan menggunakan sebagian tenaga ACV-nya saja.

Kendaraan ini ditemukan oleh Christopher Crockerel. Christopher lahir pada tahun 1910 di Inggris. Dia menciptakan hovercraft pada tahun 1955. Saat itu, Christopher mencoba memikirkan bagaimana caranya menggunakan semburan udara kebawah laut dengan kuat untuk mengangkat motor boat keatas air agar memungkinkannya bergerak. Akhirnya Christopher berhasil mewujudkan keinginannya itu.

Kemudian ia memberitahukan penemuannya itu ke Kerajaan Inggris. Mereka tertarik dan menganggapnya sebagai penemuan rahasia yang sangat tinggi. Pemerintah Inggris kemudian memberikan wewenang kepada Christopher untuk membuat hovercraft dalam ukuran yang lebih besar. Hovercraft itu jadi dan diluncurkan pada tahun 1969.

Setelah ditemukannya prinsip-prinsip kapal berbantal udara itu, para ilmuwan mengembangkannya ke kendaraan-kendaraan beroda yang lain untuk menahan kira-kira 75% dari berat kendaraan tersebut.
Written by: 70 Penemu Updated at : 08:14

Adam Osborn - Penemu Laptop

Setelah agak lama tidak menulis artikel tentang Tokoh Penemu dan Perintis Dunia, pada kesempatan kali ini saya akan membagikan sebuah artikel yang menarik tentag Penemu Laptop.

Laptop atau Notebook adalah komputer jinjing yang bisa dibawa kemana-mana. Orang bisa menggunakannya dimana saja, dan kapan saja dimana dia berada. Dengan adanya laptop, ketika kita membutuhkan sesuatu yang menggunakan komputer, kita tak harus duduk manis di kursi dan menghadap meja yang terdapat komputer desktop yang sifatnya statis. Kita bisa membawa laptop kemana saja kita mau, misalnya di depan TV, atau di taman.

Tahukah anda siapa orang yang telah berjasa menemukan laptop? Orang yang disebut-sebut sebagai orang pertama atau penemu laptop adalah Adam Osborn. Adam Osborn adalah warga keturunan Inggris yang lahir di Thailand pada tahun 1939.


Sebelum Osborn menemukan laptop, ide tentang laptop digagas oleh Alan Kay dari Xerox Palo Alto Research Center. Alan memimpikan sebuah komputer yang berukuran sebesar buku catatan sehingga bisa dibawa kemana-mana. Ketika itu belum ada istilah laptop atau notebook. Alan Kay menamakan alat impiannya itu dengan nama Dynabook. Namun impian Alan Kay memang hanya sebatas impian saja. Adam Osborn lah yang tercatat sebagai orang pertama yang mencipatakan komputer yang benar-benar portabel, yang dikenal dengan sebutan laptop.

Demikian artikel singkat ini, semoga bermanfaat.
Terima Kasih
Written by: 70 Penemu Updated at : 08:00

Albert Einstein - Penemu Teori Relativitas

Albert Einstein - Penemu Teori Relativitas. Saya yakin semua orang sudah tahu Albert Einstein - Penemu Teori Relativitas. Einstein dinobatkan sebagai ilmuwan abad ini oleh Majalah Time pada tahun 1999. Sebuah gelar yang didasari pada pengabdiannya dibidang Fisika sepanjang hidupnya. Hasil penemuannya tentang teori relativitas dianggap sebagai teori terbesar sepanjang masa. Rumus E=mc2 adalah rumus yang digunakan untuk mempelajari alam semesta. Dimana E=energi, m=massa, dan c=kecepatan cahaya.


Einstein lahir di Ulm, Wurtemberg, 100km dari Stutgart, Jerman Barat, pada 14 Maret 1879. Ia merupakan anak pertama dari pasangan Hermann Einstein dan Pauline. Sejak kecil, Einstein menderita penyakit Autisme yang membuatnya bebeda dengan anak-anak lain seusianya. Perkembangannya terbilang lamban, dan kurang bisa bergaul dengan teman lainnya. Einstein dikenal sebagai anak yang pemalu, suka menantang tata tertib, dan sering dianggap bodoh. Saat sekolah, Einstein dikenal sebagai anak yang bodoh dan malas.

Sebenarnya, Einstein adalah orang yang cerdas dan berpikir ilmiah. Ayahnya yang seorang insinyur, memang bukan pendidik yang ahli fisika. Namun karena perbuatan ayahnya, Einstein jadi gemar dengan ilmu fisika. Saat usianya lima tahun, ayahnya memberi hadiah sebuah kompas. Einstein mulai bertanya, "Mengapa jarum kompas selalu mengarah ke utara dan selatan?"

Ketika bersekolah di SMP, Einstein mulai menampakkan kecerdasannya. Akan tetapi, Einstein hanya senang pada pelajaran eksakta, seperti matematika dan fisika seperti yang dipelajarinya ketika berusia 12 tahun. Hari-harinya sibuk mempelajari kedua mata pelajaran ini.

Tahun 1896 Einstein mendapat gelar diploma, sebuah gelar yang setingkat di bawah sarjana. Selanjutnya, ia bertekad untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Sayang ia tidak lulus ujian masuk. Baru pada tahun berikutnya ia mengikuti ujian lagi dan diterima di Eidgenossiche Techniche Hochschule (Institut Teknologi Swiss Federal) di Zurich. Meski berhasil masuk ke perguruan tinggi, watak malasnya belum berubah. Ia jarang mengikuti kuliah yang disampaikan di dalam kelas. Sebaliknya, ia malah tekun sendirian mempelajari teori fisika. Salah seorang temannya meminjamkan catatan sehingga Einstein bisa lulus pada universitas itu.

Tahun 1900 Einstein diberi izin untuk mengajar di almamaternya. Disini Einstein mendiskusikan kesukaannya pada dunia sains, termasuk pada Mileva Maric, seorang warga negara Serbia yang kemudian menjadi istrinya.

Sejak tahun 1985-1905, Einstein melakukan melakukan penelitian tentang teori relativitas khusus. Karena penemuannya ini, pada tahun 1905 Einstein mendapat gelar Doktor di Universitas Zurich, Swiss dengan tesis yang berjudul On a New Determination of Molecular Dimensions. Dan Einstein kemudian mengajar di Universitas Jerman di Praha pada tahun 1912. Kemudian pada tahun 1913, Einstein diangkat menjadi Direktur Institut Fisika Kaisar Wilhlem di Berlin, Jerman.

Setelah menerima Hadiah Nobel, nama Albert Einstein semakin terkenal. Sebagai wujud penghargaan atas dedikasinya di bidang fisika dan kimia, satuan dalam foto kimia dinamai einstein. Unsur kimia pun ada yang dinamai einstenium. Tak ketinggalan dunia astronomi menggunakan nama 2001 Einstein untuk menamai sebuah asteroid. Persatuan Fisika Murni dan Aplikasi (IUPAP) bahkan menetapkan 100 tahun publikasi teori relativitas sejak tahun 1905, dirayakan sebagai tahun fisika pada tahun 2005.


Albert Einstein telah menjadi ikon budaya. Namanya menjadi istilah untuk menyebut otak jenius dan cerdas. Otak cerdas sering dianalogikan sebagai otak Einstein. Posternya dengan pose lidah menjulur yang dihiasi rumus E=mc2 laris manis dibeli remaja. Selaris poster penyanyi ataupun bintang film. Beberapa merk dagang juga menggunakan namanya untuk iklan demi melariskan produk. Albert Einstein, sang jenius ini, meninggal dunia pada 18 April 1955 di Princeton, New Jersey, Amerika Serikat.

Demikian artikel tulisan saya tentang Albert Einstein - Penemu Teori Relativitas. Semoga bermanfaat.
Terima Kasih
Written by: 70 Penemu Updated at : 18:00

Eadweard J. Muybridge - Pelopor Sinematografi

Eadweard J. Muybridge (9 April 1830 – 8 Mei 1904) adalah seorang fotografer Inggris keturunan Belanda yang menghabiskan sebagian besar hidupnya di Amerika Serikat. Dia dikenal karena karya rintisannya pada gerak hewan yang digunakan beberapa kamera untuk menangkap gerak dan zoopraksiskop, sebuah perangkat untuk memproyeksikan gambar gerak melalui strip film fleksibel berlubang.



Muybridge lahir di Kingston upon Thames, Inggris pada tanggal 9 April 1830. Ia beremigrasi ke Amerika Serikat, tiba di San Francisco pada tahun 1855, di mana ia memulai karir sebagai agen penerbit dan penjual buku. Dia meninggalkan San Francisco pada akhir 1860-an, dan setelah kecelakaan kereta pos di mana ia menerima cedera kepala berat, kembali ke Inggris selama beberapa tahun. Sementara memulihkan diri kembali di Inggris, ia mengambil fotografi serius terkadang antara 1861 dan 1866, di mana ia belajar proses Collodion.


Dia muncul kembali di San Francisco pada 1866 dan dengan cepat menjadi sukses dalam fotografi, dengan fokus terutama pada mata pelajaran arsitektur lansekap dan meskipun kartu namanya juga diiklankan jasanya untuk potret. Foto-fotonya yang dijual oleh pengusaha fotografi berbagai Montgomery Street (terutama perusahaan dari Bradley & Rulofson), jalan utama komersial San Fransisco.

Eadweard Muybridge kembali ke tanah kelahirannya di Inggris untuk selamanya pada tahun 1894, menerbitkan dua lanjut, buku-buku populer karyanya dan meninggal pada tanggal 8 Mei 1904 di Kingston upon Thames ketika tinggal di rumah sepupunya Catherine Smith, Park View, 2 Liverpool Road. Rumah itu memiliki plakat peringatan di dinding luar British Film Institute yang diresmikan pada tahun 2004. Muybridge dikremasi dan abunya dimakamkan di Woking di Surrey.

Banyak urutan fotografi Muybridge telah diterbitkan sejak tahun 1950 sebagai buku referensi seniman.

Written by: 70 Penemu Updated at : 12:00

Benjamin Franklin - Penemu Penangkal Petir

Benjamin Franklin 

Benjamin Franklin lahir di Milk Street, Boston, Maasachushetts pada tahun 1706. Ben, begitu ia disapa adalah anak ke 15 dari 17 bersaudara. Ben adalah anak yang cerdas dan selalu ingin tahu. Pada umur 7 tahun ia bahkan telah membaca buku-buku berbobot. Pada tahun 1714 saat berusia 8 tahun, Ben dimasukkan di sekolah tata bahasa di Boston Latin School, sayangnya hanya setahun. Ben harus berhenti sekolah karena ayahnya tidak sanggup membayar biaya sekolah tersebut. Ia lalu pindah ke sekolah lain yang lebih murah.

Pindah sekolah tidak membuat Ben patah semangat. Di sekolah barunya, Ben tetap semangat belajar. Disela-sela waktu belajarnya, ia juga membantu bekerja di pabrik lilin milik ayahnya. Semangat belajar dan ketekunannya itulah yang kelak membuatnya dikenal sebagai tokoh yang memiliki serangkaian penemuan, salah satunya adalah penangkal petir.

Untuk dapat menemukannya, Ben harus melakukan eksperimen yang sangat berbahaya. Eksperimen itu ia lakukan pada tahun 1752. Ia menerbangkan layang-layang pada saat badai guntur. Ujung layang-layang itu diberinya batangan logam yang ujungnya runcing menghadap keatas. Logam ini segera saja menjadi tempat berkumpulnya muatan listrik dari awan. Muatan itu dihantarkan melalui benang yang basah oleh hujan dan mengumpul pada sebuah kunci logam yang diikatkan ke benang tersebut. Saat bejana Leyden didekatkan ke kunci logam, segera saja bejana itu penuh bermuatan listrik. Hasil dari eksperimen ini membawa Ben ke penemuan "Tongkat Franklin" atau lebih kita kenal sebagai "Penangkal Petir".

percobaan Benjamin Franklin 
Percobaan Benjamin Franklin

Ben memang anak yang cerdas. Ketika ia bekerja di percetakan milik kakaknya, diam-diam Ben menulis untuk koran kakaknya, New England Courant. Hal ini menimbulkan pertengkaran dengan James, kakaknya. Kemudian Ben meninggalkan rumah dan mencari penghidupan sendiri. Mula-mula ia di New York namun akhirnya pindah ke Philadelphia. Disana ia bekerja pada beberapa percetakan. Meski sulit, tapi ia berhasil hidup mandiri. Berkat ketekunan dan kerja kerasnya di Philadelphia, Ben berhasil menjadi pengusaha yang sukses setelah mendirikan percetakan sendiri dan membeli koran Penzylvania Gazzete. Tak hanya itu, Ben juga menerbitkan almanak tahunan, Poor Richard's Almanac.

Poor Richard's Almanac 
Poor Richard's Almanac

Kesuksesannya itu membuat hari-hari Ben menjadi begitu menyenangkan. Pada umur 42 tahun ia telah berlimpah materi. Maka Ben pun menapaki karir barunya sebagai ilmuwan. Selama menjalani karir sebagai ilmuwan, sejumlah penemuan penting telah berhasil ditemukannya. Selain penangkal petir, Ben juga menemukan "Tungku Franklin" yaitu sebuah tungku perapian yang efisien dan aman dari bahaya kebakaran.

Tahun 1752 Ben menerima medali kehormatan dari Royal Society atas risetnya tentang listrik, hasil riset itu membawa Ben pada Hukum Kekekalan Muatan. Ben menyatakan bahwa listrik hanya ada satu jenis. Untuk menandai benda yang kelebihan atau kekurangan listrik, Ben menggunakan plus (+) dan minus (-). Kode itu tetap diterapkan hingga sekarang.

Benjamin Franklin pada uang 100 Dollar 
Benjamin Franklin pada lembaran 100 Dollar

Selain sebagai penemu, nama Benjamin Franklin juga terukir indah sebagai tokoh yang ikut berperan dalam kemerdekaan Amerika. Benjamin Franklin meninggal dunia pada usia 84 tahun, tepatnya pada 17 April 1790. Dua tahun sebelum meninggal (1788) ia menyelesaikan biografinya yang menjadi salah satu karya sastra terkenal dan tetap dibaca hingga sekarang.
Written by: 70 Penemu Updated at : 08:00
Back to top