TOKOH PENEMU DAN PERINTIS DUNIA

September 29, 2016

Pembuat Software Linux - Linus Torvalds


Anda tentu sudah akrab dengan software keluaran Microsoft seperti Microsoft Windows, Excel, atau Word. Software itulah yang membuat pemilik perusahaan Microsoft, Bill Gates menjadi kaya raya karena software ciptaannya laku keras di pasaran. Kekayaan Bill Gates diperkirakan mencapai 60 Milyar dollar.
Pembuat Software Linux - Linus Torvalds
Linus Torvalds
Seorang pemuda asal Finlandia, Linus Torvalds berusaha membuat software komputer yang tidak kalah canggih dari software buatan Bill Gates. Softwarenya itu diberi nama Linux. Memang software itu belum begitu terkenal, tapi secara perlahan sudah mulai dipakai dan merambah ke berbagai negara.

Linus Torvalds lahir di Helsinki, Finlandia, 28 Desember 1969. Semasa kuliah, dia membeli komputer. Namun dia tidak puas dengan sistem operasi DOS (disk operating system) buatan Microsoft. Berawal dari situ dia tertantang untuk membuat sistem operasi sendiri.

Akhirnya dia membuat sistem operasi sederhana yang diberi nama Linux dan memasangnya di internet. Dia membebaskan orang lain untuk mempelajari, menyempurnakan, dan menggunakan sistem operasi miliknya itu. Diluar dugaan, respon pecinta komputer sangat besar. Mereka bekerja sama melalui internet untuk menyempurnakan sistem operasi Linux.

Semakin lama kemampuan Linux semakin besar karena dikerjakan secara keroyokan oleh para pecinta komputer di seluruh dunia. Tahun 1990-an, beberapa perusahaan besar seperti Corel, Oracle, dan Intel bersedia membantu pengembangan Linux hingga menjadi sistem operasi komputer yang hebat.

Menurut beberapa pakar komputer, Linux lebih baik dari Windows. Soalnya Linux tidak mudah diserang virus dan tidak mudah mogok (hang). Semula Linux dipandang sebelah mata, namun semakin lama semakin laris dan diminati banyak orang. Beberapa nagara seperti Cina, mengganti sistem komputer dari Windows menjadi Linux. Di Indonesia, Linux juga mulai laris dan diminati.

Akan tetapi, Linus tidak lantas menjadikan fenomena itu untuk menggeruk keuntungan dari sistem operasi yang digagasnya tersebut. Linus menjualnya gratis. Setiap orang bebas mengkopi Linux tanpa perlu membeli lisensi. Karena itu, banyak para ahli komputer yang meramalkan bahwa kelak Linux akan mengalahkan Windows.

Berkat jasanya itu, Linus dinobatkan sebagai pahlawan, sejajar dengan nama-nama seperti Nelson Mandela, Lech Walesa, Michael Gorbachev, J.K, Rowling, dan masih banyak lagi lainnya. Penobatan ini dilakukan oleh majalah Times edisi Eropa. Linus masuk dalam kategori Rebels & Leaders (Pemimpin dan Pemberontak. Bersama Linus dalam kategori ini adalah Nelson Mandela, Michael Gorbacev, Lech Walesa, Margaret Thatcher, dan masih banyak lagi lainnya.

Menurut artikel di Times, seperti yang dikutip detikNET (Rabu, 15 November 2006), Linus baru berusia 16 tahun saat dia "mengubah dunia". Apa yang dilakukannya pada tahun 1991 itu adalah menyebarkan kernel sistem operasi Linux. Bukan hanya menyebarkannya, Linus mengajak orang-orang untuk ikut mengembangkannya. "Pengoprek" dari seluruh dunia pun bergerak dibawah kepemimpinan Linus untuk mengembangkan Linux. Sistem operasi itupun kemudian menjadi pendorong gerakan piranti lunak merdeka alias Open Source.

Kini setelah lebih dari 25 tahun sejak "revolusi" dimulai, Linux telah merambah hampir semua perangkat elektronik, mulai dari komputer pribadi, superkomputer, hingga ponsel. Linus pun masih de facto menjadi pimpinan komunitas Linux di dunia.

September 27, 2016

Tokoh Pelopor Pelestarian Lingkungan - John James Audubon


Hutan dan lingkungan hidup adalah kekayaan alam yang harus dilestarikan. Perusakan dan eksploitasi semena-mena terhadap keduanya akan membuat ketidakseimbangan alam. Banyaknya bencana seperti longsor dan banjir merupakan salah satu wujud nyata akibat perusakan hutan dan lingkungan hidup.
Tokoh Pelopor Pelestarian Lingkungan - John James Audubon
John James Audubon
Oleh karena itu, kampanye tentang pentinganya menjaga kelestarian lingkungan perlu terus digalakkan. Salah satu tokoh penting yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian lingkungan adalah John James Audubon.

John James Audubon lahir di Haiti pada tahun 1795. Dia dikenal sebagai tokoh pelopor pelestarian lingkungan. Selain itu dia dikenal sebagai tokoh pencinta satwa, dan juga dikenal sebagai penjelajah hutan. Pada usia 18 tahun, Audubon mulai menetap di Prancis. Kemudian dia pindah ke Amerika untuk menghindari program wajib militer yang dicanangkan oleh Napoleon Bonaparte.

Ayah Audubon adalah seorang tuan perkebunan yang kaya, disamping juga seorang kapten armada kapal. Ketika kecil Audubon dikenalkan oleh ayahnya tentang dunia perkebunan. Karena itulah ketika Audubon menetap di Amerika, dia membeli tanah perkebunan di Norriston, Pennsylvania. Namun usaha perkebunannya itu mengalami kegagalan. Hal itu terjadi karena dia kurang memperhatikan perkembangan perkebunannya. Dia lebih suka memilih untuk menghabiskan waktunya menjelajah hutan ketimbang mengurusi usaha perkebunannya.

Audubon menikah dengan anak seorang tuan perkebunan. Setelah menikah, dia dan keluarga barunya pindah ke Kentucky dan mendirikan sebuah perusahaan. Namun perusahaannya itu pun berakhir dengan kegagalan, seperti dengan usaha perkebunannya. Lagi-lagi karena tidak begitu memperhatikan perusahaannya. Audubon sering meninggalkan perusahaan demi menjelajah hutan.

Audubon memang seorang penjelajah sejati. Itu dilakukannya karena kecintaannya yang besar terhadap dunia satwa dan lingkungan hidup. Audubon tidak sekedar menjelajah hutan, tapi dia juga mengamati, meneliti, mencatat, bahkan melukis kehidupan berbagai satwa di habitat aslinya yang masih alami.

Audubon pernah melakukan penjelajahan dengan mengarungi Sungai Ohio dan Sungai Missisipi selama beberapa bulan. Hasilnya, Audubon berhasil merekam berbagai jenis satwa dalam banyak lukisan yang memukau. Lukisan itu kemudian dipamerkannya di Liverpool dan Manchester. Setelah melihat hasil karya lukisan Audubon, sebuah penerbit di Edinburgh tertarik menerbitkan 10 dari 435 lukisan burung karyanya.
Lukisan Karya John James Audubon
Salah satu Lukisan Karya John James Audubon
Pada saat karyanya diterbitkan, Audubon juga telah menyelesaikan beberapa karyanya yang lain. Semua karyanya diterbitkan pada tahun 1827 sampai tahun 1838, terkenal dengan judul The Birds of America. Karya inilah yang mengharumkan nama Audubon dan menjadikan namanya terus dikenang orang hingga sekarang.

Audubon meninggal dunia pada 27 Januari 1851 di New York. Dunia mengenangnya sebagai tokoh pecinta satwa dan pelestari lingkungan.

Bapak Ban Dunia - John Boyd Dunlop


Naik sepeda atau kendaraan tanpa ban rasanya sulit untuk dibayangkan bisa berjalan dengan baik dan nyaman. Ban memang termasuk salah satu komponen penting pada sebuah kendaraan. Siapakah tokoh yang berjasa menemukan ban sehingga naik sepeda menjadi terasa nyaman? Orang yang disebut-sebut sebagai penemu ban adalah John Boyd Dunlop.
Bapak Ban Dunia - John Boyd Dunlop
John Boyd Dunlop
John Boyd Dunlop lahir di sebuah desa kecil bernama Dreghom, Ayrshire, Skotlandia pada 5 Februari 1840. Kedua orang tuanya adalah petani biasa. Saat masih kecil ia lebih tertarik pada bidang peternakan, terutama pada perawatan dan pengobatan hewan ternak. Karena itu oleh orang tuanya, dia dimasukkan di Sekolah Kedokteran Hewan di Edinburgh.

Dunlop lulus dari Sekolah Kedokteran Hewan pada usia 19 tahun. Dia lalu menetap di Belfast, Irlandia. Disana selama tiga tahun dia berusaha membangun reputasi profesional hingga akhirnya dia terkenal dan terpandang.

Terkait dengan ban, sebenarnya Dunlop bukanlah orang pertama yang menemukannya. Ban sudah terlebih dahulu ditemukan oleh Thomson, seorang insinyur asal Inggris. Akan tetapi ban temuan Thomson itu tidak membuat orang nyaman saat berkendaraan. Thomson menggunakan kulit binatang sebagai bahan dasarnya sehingga ban "mati" karena tanpa rongga udara. Dunlop berhasil membuat ban yang berisi udara sehingga lebih terasa nyaman.

Penemuan Dunlop itu sendiri terjadi tanpa disengaja. Saat itu Dunlop sedang menyaksikan anaknya, Jonnie, yang masih berusia sepuluh tahun mengendarai tricycle. Saat itu ban yang digunakan masih ban mati alias tanpa angin. Dunlop melihat anaknya agak kesulitan dan tidak nyaman dengan tricycle yang ditungganginya. Apalagi saat tricycle melewati jalan yang terjal. Dia pun langsung menduga penyebabnya karena bannya adalah ban "mati".
Bapak Ban Dunia - John Boyd Dunlop
Dunlop tengah asik bersepeda
Mulai saat itu Dunlop mulai tertarik dengan ban. Dia pun berusaha menemukan cara untuk memperbaiki ban "mati". Samapi akhirnya Dunlop mendapat jawabannya. Ban karet yang diisi angin menjadi solusinya. Tepatnya pada bulan Februari 1888, dia berhasil membuat ban "hidup" (berongga udara) berbahan dasar karet. Setelah itu dia mematenkan temuannya pada 7 Desember 1888. Namun dua tahun setelah itu, Dunlop menerima kabar bahwa ide itu telah dipatenkan Robert William Thomson di Prancis pada tahun 1846, dan di Amerika pada tahun 1847.

Namun Dunlop merupakan orang pertama yang memproduksi ban angin di dunia. Dia mulai mengembangkan pembuatan ban angin pada saat yang tepat, yakni pada saat produksi kendaraan transportasi tengah berkembang pesat. Produksi secara komersial telah dimulai pada tahun 1890 di Belfast.

Dunlop kemudian menjual patennya kepada William Harvey Du Cross, dan mendapat 1500 saham hasil dari perusahaannya. Dunlop tidak mendapat keuntungan dari hasil penemuannya yang sangat fenomenal itu, namun namanya tetap dikenang. Hingga kini Dunlop menjadi merk ban yang mendunia. Pabriknya tersebar hampir di berbagai negara. Dunlop pun dijuluki sebagai "Bapak Ban Dunia" karena ban buatannya itu disebut sebagai cikal bakal ban masa kini.

Dunlop mengembuskan nafas terakhir di Dublin pada tanggal 23 Oktober 1921. 

Penemu Golongan Darah - Karl Landsteiner


Apa golongan darah anda? A, B, AB, atau O? Setiap manusia mempunyai jenis darah yang berbeda-beda. Jenis-jenis darah digolongkan menjadi empat, yaitu Golongan darah A, B, AB, dan O yang dikenal sebagai dasar klasifikasi darah manusia hingga saat ini. Siapakah tokoh yang berjasa menemukannya? Penemunya adalah seorang dokter yang berkecimpung dalam bidang ini sampai akhir hayatnya, dia adalah Karl Landsteiner.
Penemu Golongan Darah - Karl Landsteiner
Karl Landsteiner
Landsteiner lahir di Wina, Austria pada 14 Juni 1868. Ayahnya Leopold Landsteiner adalah seorang jurnalis ternama dan pemilik penerbit surat kabar yang meninggal ketika dia masih berusia enam tahun. Landsteiner kemudian dibesarkan oleh ibunya, Fanny Hes. Ketika masih menjadi mahasiswa, Landsteiner telah melakukan beberapa riset biokimia. Pada akhir tahun 1891, dia mempublikasikan sebuah paper mengenai pengaruh diet terhadap komposisi darah.

Landsteiner belajar ilmu kedokteran di Universitas Wina, dan lulus pada tahun 1891. Pengetahuaannya mengenai kimia diperolehnya pada lima tahun berikutnya di Laboratorium Hantzsch di Zunich, Laboratorium Emil Fischer di Wurzburg, dan di Laboratorium E Bambebger di Munich. Setelah puas menimba ilmu kimia di tiga laboratorium tersebut, dia kembali ke Wina dan bekerja di Rumah Sakit Umum Wina.

Pada 1896, dia menjadi asisten Max von Gruber di Institut Higiene di Wina. Sejak saat itu dia tertarik pada mekanisme kekebalan dan sifat antibodi. Sejumlah penemuannya dibidang anatomi patologi, histologi, dan imunologi dipublikasikan pada tahun 1919. Dalam karya-karyanya, dia memperlihatkan observasi dan deskripsi yang cermat, serta pemahaman yang mendalam tentang biologi. Namun penemuan yang terkenal dibuatnya pada tahun 1901 adalah tentang golongan darah. Karena dengan penemuannya ini pula dia dianugerahi Hadiah Nobel untuk fisiologi dan kedokteran pada tahun 1930.
Karl Landsteiner di ruang kerjanya
Awalnya pada 1875, seorang ilmuwan terkenal bernama Landois menyatakan bahwa jika tubuh manusia dimasuki darah hewan, maka darah asing ini akan menggumpal dan pecah dalam pembuluh darah manusia. Kemudian pada tahun 1901, Landsteiner menyatakan bahwa reaksi yang sama akan terjadi juga pada transfusi darah antar manusia, diantaranya dapat menyebabkan syok atau reaksi lainnya.

Berdasarkan penemuannya, dia lalu mengklasifikasi golongan darah manusia menjadi apa yang sekarang dikenal sebagai sistem ABO yaitu Golongan darah A, B, dan O. Bagaimana dengan golongan darah AB? Golongan darah AB ditemukan oleh Alfred von Decastello dan Andriano Sturli yang masih kolega Landsteiner. Meski telah ditemukan antara tahun 1901-1903, temuan ini baru mendapat perhatian publik pada tahun 1909.


Pada 1919, Landsteiner bertugas di salah satu Rumah Sakit Katolik Roma di The Hague, Belanda karena kurangnya fasilitias laboratorium di negerinya. Dia kemudian bertugas di Institut Rockefeller untuk Riset Kedokteran di New York. Disini dia bekerja sama dengan Levine dan Wiener untuk membuat penelitian lebih jauh tentang golongan darah. Kelompok ilmuwan ini juga yang merintis penmuan faktor Rh dalam darah yang menghubungkan darah manusia dengan darah rhesus. Pada tahun 1939, dia menjadi Profesor Emeritus di Institut Rockefeller.

Karl Landsteiner menikah dengan Helen Wlasto pada tahun 1916 dan dikaruniai seorang putra. Landsteiner meninggal dunia pada 24 Juni 1943 akibat serangan jantung. Untuk mengenang jasanya. hingga kini hari kelahirannya diperingati sebagai Hari Donor Darah Sedunia.

Penemu Mesin Cetak - Johannes Gutenberg


Tahukah anda pada zaman dulu sebelum ada mesin cetak, buku dibuat dengan tulisan tangan. Karena itu anda bisa bayangkan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat sebuah buku. Selain itu, bagaimana cara menggandakannya? Tentu harus ditulis ulang. Buku yang dibuat tiga set, berarti harus ditulis ulang tiga kali. Pasti sangat merepotkan.
Penemu Mesin Cetak - Johannes Gutenberg
Johannes Gutenberg
Seorang pendeta berkebangsaan Jerman bernama Johannes Gutenberg muncul sebagai orang yang mengatasi kesulitan pembuatan buku. Orang mengenangnya sebagai penemu mesin cetak pertama. Nama lengkapnya Johannes Zur Laden Zum Gutenberg. Dia lahir sekitar tahun 1400 (sumber lain menyebutkan tahun 1397) di Kota Mainz, yang sekarang berada di Jerman Barat.

Gutenberg memulai pembuatan mesin cetak pada abad ke-15. Gutenberg sebelumnya adalah seorang ahli dibidang pengolahan emas dan logam. Dia tinggal di Kota Mainz. Ketika pindah di ke Strasbourg, dia mulai melakukan percobaan tentang mesin cetak.

Jauh sebelum Gutenberg menemukan mesin cetak, sekitar tahun 868 M, Cina telah mengenal metode percetakan dengan blog. Namun, cara ini tidak praktis. Untuk mencetak satu buku dibutuhkan satu set cetakan ukilan kayu sendiri.

Mesin cetakan Gutenberg terbilang relatif praktis. Gutenberg menemukan cara pencetakan buku dengan huruf-huruf yang terpisah. Huruf-huruf itu bisa dibentuk menjadi kata atau kalimat. Namun tetap saja untuk menyelesaikan satu buku diperlukan waktu yang sangat lama karena mesinnya kecil dan jumlah huruf yang digunakan terbatas. Kelebihannya, mesin cetak buatan Gutenberg mampu menggandakan cetakan dengan cepat dan dalam jumlah banyak. Dalam kurun waktu lima abad lebih, sistem cetak ini hampir tidak mengalami perubahan apa-apa.

Pada tahun 1448, Gutenberg kembali ke Kota Mainz. Di kota kelahirannya itu, dia berusaha untuk menyempurnakan hasil penemuannya itu dan meminjam modal dari saudagar kaya yang juga seorang pemilik bank terkenal bernama Johann Fust. Namun karena Gutenberg lebih berkonsentrasi pada penyempurnaan penemuannya, akhirnya dia lupa untuk mencari keuntungan dari hasil temuannya itu.Akibatnya, Fust yang ingin cepat-cepat memperoleh untung, menagih utangnya. Hasilnya Gutenberg kalah di pengadilan dan harus membayar utangnya. Perangkat mesin cetaknya disita oleh Fust, berikut hasil-hasil cetakannya.

Pupuslah harapan Gutenberg untuk mencetak naskah-naskah abad pertengahan secara banyak. Sejak saai itu, Gutenberg jatuh miskin. Hidupnya terkatung-katung dan tanpa arah. Sampai akhirnya ada orang yang kasihan melihat nasibnya, orang itu bernama Adolph von Nassau. Ia mengizinkan Gutenberg tinggal di istananya. Bahkan Gutenberg diberikan pekerjaan yang sangat ringan denga gaji yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Gutenberg meninggal dalam kemiskinan pada 3 Februari 1468 di tanah kelahirannya sendiri, Mainz. Sebuah sumber menyebutkan bahwa menjelang akhir hayatnya, Gutenberg mengalami kebutaan. Walaupun demikian, nama Gutenberg tetap dikenang dunia sebagai penemu mesin cetak yang berguna bagi peningkatan ilmu pengetahuan dan peradaban dunia.

September 26, 2016

Penemu Fotografi dan Pencetak Foto Pertama - Joseph Nicephore Niepce


Anda suka jeprat-jepret alias fotografi? Kalau iya, anda seharusnya berterima kasih pada Joseph Nicephore Niepce. Sebab dia adalah ilmuwan pertama yang berjasa menciptakan teknologi fotografi sekaligus mencetak foto pertama.
Penemu Fotografi dan Pencetak Foto Pertama
Joseph Nicephore Niepce
Joseph Nicephore Niepce lahir di Chalon-sur-Saone pada tahun 1765. Foto pertama yang berhasil dicetak oleh Niepce berjudul View from The Window at Le Gras. Foto itu dicetak pada tahun 1826, dan kini disimpan di University of Texas, Amerika Serikat.

Foto cetakan pertama hasil karya Niepce itu bukan dicetak diatas kertas, melainkan pada pelat logam yang dilapisi senyawa khusus. Caranya, pelat logam disinari cahaya dari kamera obscura beberapa lama sampai tercipta sebuah gambar. Lama penyinaran menggunakan kamera obscura itu bisa sampai tiga hari. Penemuan Niepce itu tidak mendapat respon masyarakat karena dianggap tidak praktis.


Pada tahun 1827 bersama dengan Louis Jacques Mande Da-guerre, Niepce berusaha untuk menyempurnakan ciptaannya agar lebih praktis. Setelah mereka mengadakan penelitian bersama, akhirnya mereke menemukan teknologi fotografi yang lebih praktis. Mereka menamakannya heliografi, yakni teknologi mencetak gambar pada pelat logam menggunakan sinar matahari.

Sebelum penemuannya benar-benar sempurna, pada tahun 1833 Niepce meninggal dunia. Setelah kematian Niepce, Daguerre sendiri meneruskan penemuan itu. Setelah kurang lebih enam tahun, Daguerre berhasil menyempurnakan penemuan itu. Menjelang tahun 1837, dia sudah berhasil mengembangkan sebuah sistem praktis fotografi yang disebutnya daguerreotype. Daguerre pun ingin segera mematenkan temuan itu. Akan tetapi, pemerintah Prancis menolaknya karena Daguerre dianggap bukan penemu pertamanya. Niepce-lah penemu pertamanya.

Tahun 1839 Daguerre memberitahu publik secara terbuka tentang fotografi yang dikembangkannya. Sebagai imbalan, pemerintah Prancis menghadiahkan pensiun seumur hidup kepada Daguerre dan anak Niepce.


Kini teknologi fotografi semakin maju dan berkembang. Perkembangannya yang paling mutakhir di dunia fotografi adalah dengan adanya fotografi digital yang sangat praktis untuk potret-memotret. Dibalik itu semua, jasa Niepce yang telah mempelopori teknologi fotografi yang pertama kali, tentu tidak boleh kita abaikan begitu saja.

Penemu Traktor - John Froelich


Petani tradisional biasa membajak sawah dengan alat bajak yang ditarik oleh dua ekor sapi atau kerbau. Cara ini memang asyik, tapi kurang cepat. Untunglah ditemukan mesin pembajak modern yang bisa bekerja lebih cepat. Mesin pembajak itu lebih lazim disebut dengan traktor. Penemunya adalah seorang ilmuwan yang bernama John Froelich.
Penemu Traktor - John Froelich
John Froelich
John Froelich lahir di Iowa, 24 November 1849. Ia menemukan traktor pada tahun 1892. Traktor itu bertenaga mesin dan memiliki kekuatan setara dengan 16 tenaga kuda. Selain bisa untuk membajak sawah, traktor yang dibuat bersama asistennya William Mann, juga bisa dimanfaatkan untuk "menyelep" padi.

Berbekal temuannya itu, John Froelich mendirikan Waterloo Gasoline Traction Engine Company bersama dengan beberapa pengusaha. Namun usaha itu mengalami kegagalan. Hanya sua buah traktor yang terjual. Itupun dikembalikan pembelinya dengan alasan tidak memuaskan. Maklum kala itu masyarakat masih terbiasa bertani secara tradisional. Mereka belum bisa menerima penemuan baru.

Froelich lalu menjual perusahaannya dan melupakan penemuannya itu. John Dere pemilik baru pabrik traktor, kemudian mendesain ulang traktor ciptaan Froelich. Ia membuat traktor yang kuat namun efisien sehingga petani tertarik membelinya.

Kini traktor sudah digunakan oleh petani modern di berbagai belahan dunia. Tidak hanya di negara maju seperti Amerika dan Australia tapi juga di negara berkembang seperti Thailand, India, Vietnam, termasuk Indonesia.

Penemuan traktor telah membuat kemajuan di dunia pertanian. Kemajuan itu tentu tidak lepas dari jasa Froelich yang telah menemukannya. John Froelich meninggal dunia pada tahun 1933 di St.Paul. Pada tahun 1991, ia dianugerahi gelar "Penemu dari Iowa".

September 25, 2016

Penemu Lampu Lalu Lintas - Garrett Augustus Morgan


Di kota-kota besar, jalan raya yang ramai, dan persimpangan, menjadi pusat kemacetan kendaraan. Kendaraan dari berbagai arah akan saling berebut untuk berjalan lebih dahulu. Akibat yang paling fatal adalah terjadinya kecelakaan karena kendaraan dari berbagai arah itu bertabrakan. 
Garrett Augustus Morgan
Namun dengan ditemukannya lampu lalu lintas atau traffic light, masalah itu bisa teratasi. Dengan tiga warna yaitu merah, kunig, dan hijau. Merah berarti berhenti, kuning berarti hati-hati, dan hijau berarti jalan. Hal ini sangat membantu untuk mengurangi kemacetan di persimpangan.

Tahukan anda siapa orang yang telah berjasa menemukan lampu lalu lintas? Dia adalah Garrett Augustus Morgan, orang yang pertama kali menemukan rangkaian lampu otomatis yang mengatur lalu lintas di jalan raya.

Garrett Augustus Morgan dilahirkan di Kentucky, Amerika pada 4 Maret 1877. Masa pendidikannya tidak dilalui dengan mulus. Saat usianya menginjak 14 tahun, ia terpaksa harus drop out (keluar) dari sekolah. Namun kegigihannya untuk mencoba tidak menghalangi tekadnya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi dunia.

Sebelum digunakannya model lampu lalu lintas yang ditemukan oleh Morgan, sebetulnya sudah ada model lampu lalu lintas. Sejak tahun 1868, lampu lalu lintas mulai beroperasi di perempatan-perempatan Kota London, Inggris. Lampu yang digunakan saat itu hanya ada dua warna yaitu merah untuk berhenti dan hijau sebagai tanda untuk kendaraan agar terus berjalan. Alat ini dijalankan manual oleh polisi yang bertugas di persimpangan jalan dengan menggunakan lampu gas. Waktu pergantian warna dari merah ke hijau atau sebaliknya diatur oleh petugas berdasarkan jam yang dibawanya. Ketika itu bukan mengatur mobil, melainkan kereta kuda yang jumlahnya sangat banyak.

Agar lebih efektif, dibuat sebuah lampu bertiang tinggi yang mudah dilihat dari semua arah, karena bersinar terang dengan lampu gas. Sayangnya, pada 2 Januari 1869, lampu lalu lintas tersebut meledak dan melukai petugas yang mengoperasikannya. Kejadian itu menggugah pemikiran tentang perlunya alat pengatur lalu lintas yang lebih canggih.
Pada tahun 1920, Garrett Augustus Morgan berhasil menyelesaikan percobaan rangkaian elektronika untuk menyalakan lampu secara otomatis. Penemuannya itu merupakan sumbangan besar bagi transportasi darat. Penemuannya itu pertama kali dipasang di Claveland, Ohio, Amerika Serikat. Lampu lalu lintas buatan Morgan itu menyerupai huruf T dengan tiga sudut. Masing-masing sudut bermakna berhenti, jalan, serta kendaraan dari semua arah harus berhenti. Pada perkembangannya, sudut-sudut itu diganti dengan warna merah, kuning, dan hijau sampai sekarang.

Waktu menyala ketiga lampu itu sudah diatur secara otomatis. Jika di persimpangan satu lampu merah, maka di persimpangan lain lampu hijau akan menyala. Sehingga tidak akan pernah terjadi disetiap persimpangan, masing-masing menyala lampu merah atau hijau. Bahkan di beberapa kota besar, diletakkan timer (pengatur waktu) agar para pengendara tahu berapa lama lampu lalu lintas itu menyala.

Atas penemuannya itu, Morgan mendapatkan hak paten dari pemerintah Amerika Serikat pada tanggal 20 November 1923. Namun hak cipta Morgan akhirnya dibeli oleh General Electric Corporation seharga 40 ribu dollar Amerika Serikat.

September 24, 2016

Pendiri Perusahaan Database Oracle - Larry Ellison


Dalam dunia teknologi, anda pasti pernah mendengar nama Oracle, sebuah perusahaan database terbesar di dunia. Namun siapa sangka, dibalik kisah dari berdirinya Oracle sebagai sebuah perusahaan terselip kisah inspiratif yang penuh dengan perjuangan dari pendirinya yaitu Larry Ellison yang saat ini menjadi salah satu orang terkaya di dunia dengan total kekayaan sebesar 510 Trilyun. Terlahir di Amerika tanggal 17 agustus 1944, ketika anak anak seusianya di Amerika hidup dengan menyenangkan berbda dengan Larry Ellison sejak kecil kehidupannya bisa dikatakan jauh dari kata menyenangkan sebab diusianya yang baru berusia 9 bulan, ia sudah divonis radang paru-paru oleh dokter, oleh sebab inilah ia kemudian diadopsi oleh paman dan bibinya atas permintaan dari ibunya yang berdomisili di Chicago. Bersama paman dan bibinya, Larry Ellison kecil mersakan hidup yang tentram.
Larry Ellison - Pendiri Perusahaan Database Oracle
Larry Ellison
Larry Ellison kemudian bersekolah di Eugene Field Elementary School setara dengan sekolah dasar. Setelah lulus, ia kemudian masuk ke Sullivan High School namun pindah ke South Shore. Di sekolah, Larry Ellison dikenal sebagai pribadi yang cerdas. Nilainya cukup bagus dalam bidang ilmu alam dan matematika. Tetapi semua perilakunya berubah takkala ia mengetahui bahwa orang yang mengasuhnya selama ini bukanlah orang tua kandungnya.

Meskipun perilakunya berubah, namun prestasi disekolahnya masih cukup bagus. Setelah lulus dari sekolahnya, ia kemudian masuk ke jurusan Fisika di Illinois University. Tetapi kuliahnya tak sampai selesai dkisana sebab ibu angkatnya yang membiayainya kuliah meninggal dunia, akhirnya ia berhenti kemudian mencoba bekerja serabutan bersama ayah angkatnya.

Larry Ellison - Pendiri Perusahaan Database Oracle

Tak lama kemudian ia kembali berkuliah di Chicago University, namun hanya bertahan selama enam bulan ia kemudian berhenti disebabkan karena maslaah biaya. Karena motivasinya yang kuat untuk bertahan hidup, ia kemudian mencoba untuk kursus komputer. Dengan modal itu ia kemudian mencoba melamar pekerjaan di berbagai perusahaan. Namun hampir semua perusahaan yang dilamarnya menolaknya karena hanya bermodal ijazah kursus, tetapi dari situ perjuangannya tak sia sia, perusahaan investasi bernama Fireman's Fund menerimanya sebagai teknisi komputer. Dari sini pengalamanya bertambah seiring ia sering memperbaiki perangkat keras dari komputer yang rusak serta memperbaiki masalah dalam hal perangkat lunak.

Ia kemudian memutuskan untuk berhenti dan pindah kerja di Bank Wells Fargo, disini ia juga berkerja sebagai seorang teknisi dan juga cekatan dalam hal pekerjaannya, tetapi permasalahannya, ia tidak mendapatkan penghargaan dari kerja kerasnya, dan kemudian memutuskan untuk pindah ke Ampex dimana ia bekerja sebagai seorang programmer.

Dari Ampex  inilah yang kemudian menginspirasi Larry Ellison mendirikan Oracle yang kelak menjadi perusahaan database terbesar di dunia. Di Ampex ini,  Larry Ellison membaca sebuah tulisan mengenai teori database yang ditulis oleh Edgar F. Codd. Dari sinilah memunculkan ide Larry Ellison dalam membangun bisnis yang berkonsep "Structured Query Language" atau yang lebih dikenal dengan nama SQL dimana proyek ini ia namakan dengan nama Oracle.

Dari sini kemudian usahanya berlanjut dengan mendirikan sebuah perusahaan pengembanghan perangkat lunak bersama temannya Ed Qates dan juga Robert Miner yang tak lain merupakan bos Larry di Ampex. Hanya dengan bermodal $2000 pada waktu itu, perusahaan rintisan Larry Ellison berhasil mendapatkan klien besar yaitu CIA yang tak lain merupakan Dinas Intelejen Amerika Serikat kemudian mereka juga menangani Perusahaan penerbangan Wright Patterson Air Force Base dan serta perusahaan komputer IBM.

Dibawah pimpinan Larry Ellison, Oracle kemudian menjelma menjadi perusahaan raksasa yang menangani masalah database meskipun sempat terkena masalah finasial namun perusahaan masih tetap bertahan hingga kini. Produk produk dari Oracle milik Larry Ellison yaitu Application Server (Web DB, OAS), Development Tool (Oracle Developer, Oracle Designer), dan Application Suite (Oracle Apps) yang menjadi terkenal dan Oracle pun menguasi pasar Database  dunia. Dari kegigihan Larry Ellison pula yang menjadikan Oracle menjadi perusahaan terbesar kedua di dunia setelah microsoft. Hal ini kemudian menjadikan Larry Ellison menjadi orang terkaya di dunia berkat Oracle. Di Tahun 2014 kekayaannya ditaksir sebesar $27 milyar dollar atau setara 510 trilyun menurut majalan Forbes  dimana ia termasuk dalam jajaran 10 besar orang terkaya di dunia.

September 23, 2016

Penemu Minyak Wangi - Al-Kindi


Nama lengkapnya adalah Abu Yusuf Yakub Ibn Ishaq Al-Kindi atau lebih dikenal dengan nama Al-Kindi. Orang Barat menyebutnya Al-Kindus. Ia lahir di kota Kufah tahun 801 M. Ayahnya adalah seorang gubernur di Kufah pada masa pemerintahan Khalifah Abbasiyah. Ia merupakan keturunan dari bangsa Kindah yang berasal dari Yaman.
Al Kindi - Penemu Minyak Wangi
Al Kindi - Penemu Minyak Wangi
Al-Kindi merupakan seorang ilmuwan yang menguasai berbagai cabang ilmu pengetahuan seperti kimia, geometri, filsafat, astrologi, arsitektur, sampai musik, sebagai seorang ulama yang terkenal. Dia berjasa besar dalam mengembangkan pemikiran Islam sampai abad ke-12 M.

Salah satu temuannya dalam bidang kimia yang cukup populer adalah minyak wangi. Al-Kindi merupakan orang pertama yang memproses minyak wangi secara kimiawi. Minyak wangi telah mengalami perkembangan pesat hingga sekarang, dan menjadi industri yang menjanjikan. Banyak merek minyak wangi yang sekarang lebih populer dikenal dengan sebutan parfum. Dijual ke pasaran dengan harapan dibeli oleh para konsumen.

Selain menemukan minyak wangi, Al-Kindi juga memiliki banyak penemuan. Dalam bidang teknologi, Al-Kindi menghasilkan perhiasan, kaca, dan alat perang. Dalam bidang arsitektur, dia merancang jembatan, mesin perang, terowongan, dan bangunan lainnya di daerah yang ditinggalinya.

Al-Kindi juga dikenal sebagai filosof Islam pertama. Atas jasa-jasanya, ia berhasil menyatukan pemikiran Islam dan filsafat Yunani yang sangat mengandalkan logika. Bahkan untuk mewujudkan impiannya itu, ia membangun sebuah institusi (lembaga) yang bergerak di bidang perpaduan pemikiran Yunani dan peradaban Arab.

Perangko Al-Kindi
Salah Satu Perangko Al-Kindi

Memang terjadi pertentangan antara filsafat Yunani dan agama-agama di Arab (Timur Tengah). Semua diawali dari penerjemahan buku-buku filsafat Yunani ke dalam Bahasa Arab yang dilakukan oleh orang Nasrani Suryani pada masa Khalifah Al-Rasyid dan Al-Ma'mun. Padahal waktu itu pemikiran Islam sedang berada di puncak kemajuan dan menganggap pemikiran Yunani sebagai "musuh" yang harus dilawan.

Al-Kindi hadir untuk mendamaikan semua itu. Pada masa Khalifah Al-Ma'mun ia menjelaskan tentang filsafat dan agama secara rinci dan baik. Semua argumentasinya diterima oleh semua kalangan kerajaan, ilmuwan, atau agamawan pada masa itu. Bagi Al-Kindi, sebagai umat manusia di dunia ini intinya adalah saling memahami satu sama lain, bukan saling memusuhi. Setiap sesuatu ada sisi baiknya untuk diserap, dan diterapkan bersama pemikiran yang ada lebih dulu ada dan dipahami.

Al-Kindi juga dikenal sebagai penulis yang sangat produktif. Ilmu yang dikuasainya ditulis dalam banyak buku yang dikenang sampai sekarang. Ada kurang lebih 240 karya yang berhasil diselesaikannya. Menurut versi Ibnu al-Nadhim dalam catatannya al-Fihrist, ada sekitar 231 tulisan Al-Kindi yang membahas berbagai macam ilmu pengetahuan. Al-Kindiyah adalah nama perpustakaan pribadinya yang sangat besar dan menyimpan koleksi buku serta manuskrip dari berbagai literatur bermacam ilmu pengetahuan.

Akan tetapi perpustakaan ini sempat menimbulkan rasa iri keluarga kerajaan kepadanya. Ilmuwan Bani Musa ingin merampas perpustakaan itu dari Al-Kindi. Melalui persekongkolan rahasia, akhirnya perpustakaan itu berhasil direbut. Namun dikembalikan lagi karena yang berhak memiliki adalah Al-Kindi, ilmuwan besar yang banyak berjasa pada kerajaan.

Karya-karya Al-Kindi sempat musnah dari peredaran. Terjemahannya hanya beberapa yang berhasil dilacak dan ditemukan sekitar tahun 1950. Namun tidak semua karyanya berhasil ditemukan, hanya sekitar 25 karya saja yang telah diterjemahkan ke bahasa Latin. Karya-karyanya yang masih berbahasa Arab tidak pernah ditemukan sampai sekarang. Meski begitu, buku-buku itu semakin menegaskan namanya dalam jajaran ilmuwan / tokoh penemu dan perintis kemajuan dunia.

Al-Kindi meninggal pada tahun 873 M. Sebuah ungkapan yang terkenal dari Al-Kindi adalah "Kebenaran dari manapun berasal dapat kita terima karena tiada yang lebih dicintai oleh pencari kebenaran , selain kebenaran itu sendiri".Sebuah ungkapan yang memberi inspirasi banyak ilmuwan untuk terus mencari kebenaran.

September 21, 2016

Raja Hiburan Dunia - Walt Disney



Mickey dan Minnie Mouse, Donald Bebek, serta Gufi, siapa yang tidak mengenalnya? Anda juga pasti mengenal tokoh-tokoh dalam film tersebut kan? Ya, aksi kocak mereka telah menghibur jutaan orang di seluruh dunia. Namun tahukah anda siapa orang yang telah menciptakan tokoh-tokoh kartun di belantara hiburan dunia itu? Dia adalah Walt Disney.

Disney lahir di Chicago, Illionis, Amerika Serikat pada tahun 1901. Masa kecil Disney tidak seceria kisah-kisah kartun yang diciptakannya. Ayahnya, Elias suka ganti-ganti pekerjaan dan pelit kasih sayang. Karenanya pada usia 16 tahun, Disney pergi dari rumah dan bergabung dengan Korps Ambulan Palang Merah pada Perang Dunia I. Disney lalu menjadi artis komersial di Kansas City. Disinilah ia mulai mengenal dunia animasi, sebuah dunia yang benar-benar membetot minat dan ambisinya.

Sejak memutuskan pergi dari rumahnya, Disney harus menjalani masa-masa sulit penuh derita. Misalnya ia sering makan makanan kaleng yang dingin. Penderitaan itu masih terus berlanjut hingga ia pindah ke Los Angeles dan mulai merintis usaha.

Anatara tahun 1926 dan 1928, Disney memproduksi serial kartun Oswald The Rabbit untuk Universal Pictures. Kemudian ia membuat Steamboat Willie pada tahun 1928 yang diproduksi sendiri oleh Studio Disney. Film ini merupakan film kartun pertama yang menampilkan suara yang telah disinkronisasi. Pada tahun 1928 pula, tokoh Disney yang paling populer, Mickey Mouse mulai diperkenalkan dalam film kartun Plane Crazy. Tokoh Mickey Mouse mendapat apresiasi luar biasa dari masyarakat.

Tahun 1930-an adalah tahun terbaik kualitas artistik Disney. Dia merangkul Technicolor untuk membuat film berwarna. Film berwarna pertama Disney muncul dalam Flowers and Trees (1932). Ketika Disney membuat film panjang pertamanya, Snow White and Seven Dwarfs, ia dinilai menempuh resiko terlalu besar oleh banyak kalangan. Namun segala resiko itu lenyap sama sekali ketika film itu dikerjakan.

Antara tahun 1950-1960, Walt Disney Production, Ltd. menjadi salah satu produser terpenting film untuk teater dan televisi. Perusahaan Disney pun meluas ke bidang penerbitan buku anak-anak dan sindikasi komik strip yang sebagian besar menampilkan karakter-karakter seperti Donald Bebek dan si anjing Pluto.

Disney juga membangun Disneyland, sebuah taman permainan raksasa di Anaheim, California AS yang dibuka pada tahun 1955. Sukses Disneyland diikuti dengan pembukaan Disney World di dekat Orlando, Florida, AS pada tahun 1971.

Perusahaan multimedia Disney kini merajai dunia hiburan modern dengan produk-produknya yang beragam dan sukses dimana-mana, mulai dari film kartun dan layar lebar hingga boneka dan pernak pernik. Penjualan produk Disney per tahun bisa mencapai 22 miliar dollar AS. Maklum, dengan hanya melihat merk Disney, orang-orang langsung percaya bahwa produk-produk itu pasti menghibur. Logo Disney seakan-akan menjadi jaminan kegembiraan dan kesenangan.

Walt Disney meninggal dunia di Los Angeles California, AS pada tahun 1966 pada usia 65 tahun akibat serangan kanker.

September 20, 2016

Penemu Facebook - Mark Elliot Zuckerberg


Awalnya hanya sebuah keisengan, kemudian berkat tangan dingin Mark Elliot Zuckerberg (kreaturnya), Facebook pun kemudian berkembang menjadi sebuah usaha yang patut diperhitungkan. Kini omzetnya mencapai ratusan juta dolar. Facebook kini tengah menjadi tren dunia. Daya pikat website ini memang begitu dahsyat. Pamornya mulai bersinar, bahkan sejak pertama kali muncul 5 tahun lalu. Tak pelak, popularitasnya langsung mengalahkan situs serupa yang sudah lebih dulu ngepop layaknya Friendster dan Multiply.


Hingga akhir tahun 2007, para penggunanya sudah mencapai 60 juta org. Tak salah, bila ComScore Inc. pun layak memposisikan facebook sebagai salah satu situs terpopuler di dunia sepanjang 2007.
Tak hanya popularitas yang akan dinikmati Mark Elliot Zuckerberg, pemilik sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Facebook. Dari sisi bisnis pun, Facebook patut dibanggakan. Bagaimana tidak, atas semua pencapaian itu, otomatis mengangkat situs ini menjadi media yang dinilai layak untuk beriklan. Lihat saja omzet yang dipetik pengelolanya sepanjang 2006, skalanya terbilang mencengangkan: US$ 100 juta. Kabarnya, dari pendapatan sebesar itu, sekitar Rp. 6,6 triliun masuk ke kantong pribadi sang pemilik. Sungguh, kekayaan yang luar biasa besar buat ukuran seorang Mark yang saat ini baru berusia 24 tahun.

Mark, bisa dibilang, tergolong eksekutif muda yang unik. Ia begitu mengidolakan Bill Gates. Bill bahkan banyak mempengaruhi perjalanan hidupnya. Salah satu yang tergolong ekstrim, karena kegilaannya terhadap komputer, Mark tak ragu memutuskan kuliahnya di Harvard University (langkah serupa pernah dilakukan sang idola). “Karena Bill Gates-lah yang menginspirasi saya untuk berhenti kuliah”, ujar pria yang sempat belajar selama dua tahun di universitas itu.

Facebook sendiri, sebenarnya judul dari sebuah buku yang memuat daftar nama seluruh mahasiswa dan dosen di Harvard. Bagi setiap warga perguruan ini, wajib hukumnya memiliki buku itu. Dari situlah mulanya yang mendorong Mark menggagas sebuah komunitas baru di dunia maya. Ide awalnya, kata Mark, ia hanya ingin membuat website yang keren dan disenangi teman-temannya.
Kala peluncuran perdananya, website ini hanya diperkenalkan di lingkup almamater. Karena memperoleh respons yang cukup bagus, kemudian dikembangkan agar bisa diakses oleh para siswa SMA di 30 sekolah yang ada di sekitar New York. Di luar dugaan, responsnya lebih dahsyat. Dan kepopulerannya terus menggema dari mulut ke mulut. Kini dalam sehari, Facebook rata-rata dikunjungi oleh lebih dari 1 juta orang.

Ada sejumlah daya tarik yang dimiliki Facebook, sehingga begitu digandrungi. Di antaranya, adanya aturan (tak tertulis) bagi mereka yang ingin masuk ke komunitas ini yang dinilai berbeda dengan website serupa lainnya. Yakni, mereka harus jujur memberikan data diri(email address). Nah, yang melanggar, account-nya akan diblokir.

Aplikasi yang ditawarkan Facebook memang sangat mengasyikkan. Salah satunya yang terpopuler adalah superPoke. Lewat aplikasi ini, menariknya, para netter bisa saling serang dengan menggunakan gambar-gambar animasi yang lucu. Website ini juga memungkinkan para anggotanya bisa membuat kuis interaktif, polling, atau simulasi pemilu. Situs ini juga memiliki kapasitas memori terbilang sangat besar, sehingga setiap pekannya bisa menampung sekitar 60 juta keping foto.
Mulanya tiada yang menduga, termasuk Mark sendiri, jika Facebook bisa berkembang menjadi sebuah usaha yang menjanjikan. Apa boleh buat, realitas yang berkembang bicara lain. Bahkan situs ini kini layak digolongkan sebagai wahana usaha yang patut diperhitungkan. Untuk menjalankan bisnisnya itu, Mark juga dibantu oleh tiga teman sebayanya. Seiring dengan perkembangan bisnisnya, kini Facebook telah menempati gedung sendiri di kawasan Palo Alto, California, yang mampu menampung sekitar 350 karyawan (sebagian besarnya para pemrogram profesional). Gedung ini, uniknya, tak lain asrama mahasisiwa tempat tinggal Mark ketika kuliah.

Di kalangan teman kuliah dan dosen, sebenarnya Mark dikenal sebagai anak cerdas kebanyakan. Bila ada yang menonjol, adalah kegilaannya terhadap komputer. Ia juga dikenal sebagai anak bengal yang kerap mengganggu situs resmi yang dikelola Harvard. Suatu waktu (2003) ia pernah mengecoh kalangan civitas akademi ini dengan situs tandingan yang dibuatnya yang berisi polling tentang siapa cewek yang pantas jadi idola di Harvard. Ulah lainnya, ia pernah membuat database Harvard macet, karena dibanjiri kiriman foto koleksinya. Karena perbuatannya itu, ia diadili oleh para petinggi Harvard, dan nyaris dikelurkan dg tdk hormat.

Sejatinya, Mark tak hanya piawai mengotak-atik program komputer. Ia juga berbakat dalam berbisnis. Layaknya seorang CEO, ternyata Mark memiliki kemampuan meyakinkan para mitra bisnisnya. Ketika Facebook baru berjalan 7 bulan, antara lain, nyatanya ia mampu meyakinkan para petinggi PayPal, perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengiriman uang, untuk memberinya pinjaman modal sebesar US$ 500 ribu. Tak diduga, hanya dalam waktu 3 bulan, pinjaman itu bisa dilunasi. Pendapatan Facebook hingga Desember 2004 pun sudah mencapai US$ 1 juta.
Setahun kemudian Mark bersama kawan-kawannya mulai menata usahanya lebih serius lagi. Tak sia-sia, ikhtiarnya itu membuahkan hasil, berupa pinjaman berbunga kecil dari Accel Partners sebesar US$ 12,8 juta. Kepercayaan para mitranya pun kian bertambah. Nyatanya, tak lama setelah itu, ada sebuah konsorsium (tiga perusahaan investasi) yang mau memberikan dukungan dana ke Facebook sebesar US$ 25 juta.

Ketenaran Facebook terus berlanjut. Hingga tahun lalu, tak kurang dari manajemen Yahoo pun tertarik membeli sebagian sahamnya. Hanya untuk 5% saham Facebook, mereka berani menawar US$ 1 milliar. Edannya, peluang itu ditolak mentah-mentah oleh Mark. Secara diplomatis ia menampik tawaran Yahoo dengan mengatakan bahwa saat itu uang baginya bukanlah segala-galanya. Akhirnya, idealisme Mark luluh juga. Nyatanya, ia tak menolak tawaran yang dilayangkan oleh Microsoft. Mark pun dengan ikhlas melepas 1,6% sahamnya-senilai US$ 240 juta – buat perusahaan yang dimiliki oleh idolanya itu.

Sumber: Majalah Trust

September 9, 2016

Penemu Mobil Amerika - Henry Ford



Model T adalah sebuah istilah untuk menyebut mobil karya Henry Ford. Mobil berwarna hitam yang diluncurkan pada tahun 1908 itu dielu-elukan sebagai "mobil setiap orang Amerika". Karena itu mobil ini disebut juga sebagai "Mobil Amerika". Model T yang begitu elegan dalam kesederhanaan itu adalah sebuah mobil yang diperuntukkan untuk semua kalangan, tak hanya bagi semua kalangan.

Henry Ford lahir di Dearborn, Michigan, AS, pada Juli 1863. Ia lahir dari sebuah keluarga petani sederhana di dekat Michigan. Pada tahun 1903, ia mendirikan Ford Motor Company. Ketika Ford Motor baru berdiri 2 tahun, para rekanannya menyarankan Ford untuk membuat mobil untuk orang kaya agar Ford Motor cepat meraih keuntungan. Ford justru menolak gagasan itu. Ia yang lahir dari keluarga petani sederhana justru punya pikiran lain. Para pembuat mobil, begitu kira-kira harapan Ford, justru juga harus membuat mobil yang bisa dibeli oleh orang-orang yang berasal dari kalangan bawah.

Berangkat dari gagasan itulah akhirnya Ford mendesain mobil untuk orang kebanyakan yang kelak populer dengan sebutan "Model T". Namun Ford sejatinya bukanlah seorang penemu. Ia berbakat dalam bidang manufaktur. Jauh sebelum mendirikan Ford Motor, ia dikenal sebagai seorang yang gemar mematri, menyambung potongan besi, dan merangkai kabel untuk membuat mesin. Ford telah mampu merakit mobil sejak tahun 1891.

 
Mobil Model T ciptaan Henry Ford

Langkah membuat "mobil rakyat" itu terbukti cerdas. Di antara 50 perusahaan baru yang bergerak di bidang otomotif pada masa itu, Ford memimpin dalam penjualan. Kesuksesan Ford menciptakan Model T sebagai mobil populer pertama, sekaligus memperlihatkan betapa inovatifnya Ford memadukan teknologi dan kehendak pasar.

Untuk pemasaran dan servis mobilnya, Ford telah membangun sistem dealer - waralaba, jauh sebelum sistem waralaba menjadi populer seperti sekarang ini. Pada tahun 1912, ada 17.000 delaer Ford di seluruh AS. Dengan cara yang sama, Ford berupaya agar infrastruktur otomotif dibangun seiring bertambahnya jumlah mobil. Ford mendorong pembangunan pompa bensin di seantero negeri. Ia berkampanye untuk pembangunan jalan raya yang lebih baik. Salah satu hasilnya dirasakan orang Amerika kini, yakni sistem jalan bebas hambatan antar negara bagian yang demikian bagus.

Pada akhir 1920-an, perusahaan Ford telah berubah menjadi konglomerat. Ia memiliki perkebunan karet di Brazil, armada kapal, jalan kereta api, 16 tambang batu bara, ribuan hektar hutan, serta tambah bijih besi di Michigan dan Minnesota. Belum lagi River Rouge, pabrik raksasa yang lebih mirip sebuah kota, tempat lebih dari 100 ribu orang bekerja.

Namun sukses Ford tidak berjalan selamanya. Ford Motor mulai tertinggal ketika onovasi berhenti pada satu model dan warna. Ford tidak mau mendengar peringatan orang agar melakukan diversifikasi. Adalah Henry Ford II yang akhirnya menyelamatkan Ford Motor sehingga bisa tetap eksis dan tetap kompetitif sampai sekarang ini.

Henry Ford meninggal dunia di kediamannya pada usia 83 tahun tepatnya pada tanggal 7 April 1947. Ia meninggalkan kekayaan pribadi senilai 500-700 juta dollar. Sebagian besar sahamnya di Ford Motor Company diwariskannya kepada Ford Foundation, sebuah organisasi nirlaba yang kini tak kalah terkenal dengan Ford Motor.

Penemu Radio - Guglielmo Marconi


Siapa yang belum pernah mengenal radio? Mulai dari adik kita yang paling kecil sampai kakek kita yang sudah uzur, pasti tahu dengan yang namanya radio. Namun seberapa banyak yang mengenal Marconi, sang Penemu radio? Ya, Guglielmo Marconi memang tokoh yang dikenal sebagi penemu radio.
Penemu Radio - Guglielmo Marconi
Guglielmo Marconi
Gugliemo Marconi lahir di Bologna, Itali, 25 April 1874. Ia adalah anak kedua dari pasangan Giuseppe Marconi dan Annie Jamison. Ia menyelesaikan pendidikannya di sekolah-sekolah swasta di Bologna, Frorence, dan Leghorn. Sejak kecil ia telah menunjukkan ketertarikannya pada bidang elektro dan fisika. Ketertarikan itu mendorongnya untuk mempelajari pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan Maxwell, Hertz, Right, Lodge, dan lainnya.

Tahun 1895, ia memulai eksperimennya di Pontecchio, yang kelak mengantarkannya sebagai penemu sistem telegrafi tanpa kabel. Tahun 1896, Marconi mendirikan sebuah perusahaan bernama The Wireless Telegraph & Signal Company Limited. Di tahun yang sama, ia berkesempatan mendemonstrasikan sistem temuannya, dimana komunikasi menggunakan sinyal tanpa kabel dikirimkan dengan jarak lebih dari 12 mil. Lalu pada tahun 1899, ia membuat isyarat radio antara Prancis dan Inggris. Selanjutnya ia memasang stasiun tanpa kabel secara permanen di Needles, Bournemouth, dan selanjutnya di Hotel Haven, Poole, Dorset.
Guglielmo Marconi dengan stasiun radio temuannya
Guglielmo Marconi dengan stasiun radio temuannya
Tahun 1900, ia mendapatkan hak paten untuk sintonik telegraf. Dan pada akhir tahun 1901, ia dituntut untuk membuktikan bahwa gelombang tanpa kabel tidak dipengaruhi oleh lekukan bumi. Ia menggunakan sistemnya untuk mengantarkan sinyal radio pertama yang menyebrangi Lautan Atlantik antara Poldhu, Cornwall, dan St. John's, Newfoundland, dengan jarak 2100 mil.

Tahun 1902 dalam pelayarannya, pertama kalinya ia mendemonstrasikan sinar yang dihubungkan dengan komunikasi tanpa kabel. Desember 1902, ia mengirimkan pesan pertama ke Poldhu dari stasiun Glace Bay, Nova Scotia, dan Cape Cod, Massachusets. Percobaan itu mencapai puncaknya pada tahun 1907, saat dibukanya layanan komersial telegraf antara Glace Bay dan Clifden, Irlandia. Dan untuk selanjutnya antara Bari di Itali dan Avidari di Montenegro.

Tahun 1923, setelah beberapa kali melakukan tes di beberapa laboratorium di Inggris, sebuah serial percobaan ia temukan antara instalasi percobaanya di stasiun Poldhu dan kapal Marconi, Eletra, yang berlayar antar Laut Atlantik dan Laut Mediterania. Tahun 1931, Marconi mulai meneliti sifat yang lebih luas dari gelombang pendek yang kemudian menghasilkan radio telepon gelombang mikro pertama yang menghubungkan Kota Vatikan dan Gandolfo. Dua tahun kemudian di Sestri Levante, ia mendemonstrasikan mercusuar radio gelombang mikro untuk membantu navigasi kapal. Dan pada tahun 1935, ia mendemonstrasikan prinsip-prinsip dasar.

Marconi meninggal dunia di Roma, Itali, pada 20 Juli 1937. Dunia mengenangnya sebagai orang yang berperan besar dalam pengembangan telegram, telepon, dan pemancar radio. Semasa hidupnya, Marconi banyak mendapatkan beberapa gelar doktor dari beberapa universitas dan penghargaan internasional diantaranya adalah Penghargaan Nobel Bidang Fisika pada tahun 1909, Medali Albert dari Royal Society of Art, Medali John Fritz, dan Medali Kelvin. Ia juga diberi gelar kehormatan oleh Kaisar Rusia.

September 8, 2016

Penemu Penangkal Petir - Benjamin Franklin


Benjamin Franklin
Benjamin Franklin
 Benjamin Franklin lahir di Milk Street, Boston, Maasachushetts pada tahun 1706. Ben, begitu ia disapa adalah anak ke 15 dari 17 bersaudara. Ben adalah anak yang cerdas dan selalu ingin tahu. Pada umur 7 tahun ia bahkan telah membaca buku-buku berbobot. Pada tahun 1714 saat berusia 8 tahun, Ben dimasukkan di sekolah tata bahasa di Boston Latin School, sayangnya hanya setahun. Ben harus berhenti sekolah karena ayahnya tidak sanggup membayar biaya sekolah tersebut. Ia lalu pindah ke sekolah lain yang lebih murah.

Pindah sekolah tidak membuat Ben patah semangat. Di sekolah barunya, Ben tetap semangat belajar. Disela-sela waktu belajarnya, ia juga membantu bekerja di pabrik lilin milik ayahnya. Semangat belajar dan ketekunannya itulah yang kelak membuatnya dikenal sebagai tokoh yang memiliki serangkaian penemuan, salah satunya adalah penangkal petir.

Untuk dapat menemukannya, Ben harus melakukan eksperimen yang sangat berbahaya. Eksperimen itu ia lakukan pada tahun 1752. Ia menerbangkan layang-layang pada saat badai guntur. Ujung layang-layang itu diberinya batangan logam yang ujungnya runcing menghadap keatas. Logam ini segera saja menjadi tempat berkumpulnya muatan listrik dari awan. Muatan itu dihantarkan melalui benang yang basah oleh hujan dan mengumpul pada sebuah kunci logam yang diikatkan ke benang tersebut. Saat bejana Leyden didekatkan ke kunci logam, segera saja bejana itu penuh bermuatan listrik. Hasil dari eksperimen ini membawa Ben ke penemuan "Tongkat Franklin" atau lebih kita kenal sebagai "Penangkal Petir".

percobaan Benjamin Franklin 
Percobaan Benjamin Franklin

Ben memang anak yang cerdas. Ketika ia bekerja di percetakan milik kakaknya, diam-diam Ben menulis untuk koran kakaknya, New England Courant. Hal ini menimbulkan pertengkaran dengan James, kakaknya. Kemudian Ben meninggalkan rumah dan mencari penghidupan sendiri. Mula-mula ia di New York namun akhirnya pindah ke Philadelphia. Disana ia bekerja pada beberapa percetakan. Meski sulit, tapi ia berhasil hidup mandiri. Berkat ketekunan dan kerja kerasnya di Philadelphia, Ben berhasil menjadi pengusaha yang sukses setelah mendirikan percetakan sendiri dan membeli koran Penzylvania Gazzete. Tak hanya itu, Ben juga menerbitkan almanak tahunan, Poor Richard's Almanac.

Poor Richard's Almanac 
Poor Richard's Almanac

Kesuksesannya itu membuat hari-hari Ben menjadi begitu menyenangkan. Pada umur 42 tahun ia telah berlimpah materi. Maka Ben pun menapaki karir barunya sebagai ilmuwan. Selama menjalani karir sebagai ilmuwan, sejumlah penemuan penting telah berhasil ditemukannya. Selain penangkal petir, Ben juga menemukan "Tungku Franklin" yaitu sebuah tungku perapian yang efisien dan aman dari bahaya kebakaran.

Tahun 1752 Ben menerima medali kehormatan dari Royal Society atas risetnya tentang listrik, hasil riset itu membawa Ben pada Hukum Kekekalan Muatan. Ben menyatakan bahwa listrik hanya ada satu jenis. Untuk menandai benda yang kelebihan atau kekurangan listrik, Ben menggunakan plus (+) dan minus (-). Kode itu tetap diterapkan hingga sekarang.

Benjamin Franklin pada uang 100 Dollar 
Benjamin Franklin pada lembaran 100 Dollar

Selain sebagai penemu, nama Benjamin Franklin juga terukir indah sebagai tokoh yang ikut berperan dalam kemerdekaan Amerika. Benjamin Franklin meninggal dunia pada usia 84 tahun, tepatnya pada 17 April 1790. Dua tahun sebelum meninggal (1788) ia menyelesaikan biografinya yang menjadi salah satu karya sastra terkenal dan tetap dibaca hingga sekarang.

Penemu Stetoskop - Rene Laennec


Stetoskop adalah salah satu alat kedokteran yang sangat dibutuhkan oleh dokter, stetoskop tidak dapat lepas dari dokter karena selalu di bawa kemana-mana. Pada kesempatan ini kita akan membahas tentang penemu stetoskop - Rene Laennec. Rene menemukan stetoskop pada tahun 1816. Rene Laennec adalah seorang penemu yang berkebangsaan Perancis yang lahir pada 17 Februari 1781 di Quimper, Perancis. Rene berprofesi sebagai seorang dokter, pada tahun 1816, ia sempat merasa kesulitan untuk mendeteksi detak jantung para pasien wanita yang mengalami sakit jantung. Ia kesulitan mendengarkan denyut jantung tanpa menggunakan alat bantu.
Rene Laennec
Sehingga ia berfikir untuk dapat menemukan alat yang dapat digunakan untuk mendengarkan detak jantung seseorang tanpa harus menempelkan telinganya di dada pasien, seperti yang dilakukannya selama ini untuk mendengarkan detak jantung pasiennya. Suatu hari saat Rene sedang jalan-jalan, ia melihat seorang anak kecil yang sedang menggunakan tongkat kayu panjang yang digunakan untuk mendengarkan suara ketukan dengan seksama. Melihat hal tersebut ia mendapatkan sebuah ide.

Rene menggulung kertas, kemudian ditempelkan pada tubuh pasiennya untuk dapat mendengarkan suara denyut nadinya. Beberapa waktu kemudian, Rene teringat dengan pernyataan Leonardo da Vinci. Leonardo menyatakan bila kayu dapat digunakan sebagai alat untuk memperbesar suara yang sangat pelan. Karena pernyataan tersebut, akhirnya Rene menggunakan kayu untuk dapat mengatasi kesulitannya dalam mendengarkan denyut nadi para pasiennya.

Setelah melakukan berbagai percobaan, Rene berhasil menciptakan sebuah alat baru yang diberi nama stetoskop. Nama stetoskop berasal dari bahasa Yunani, stethos artinya dada dan skopeein artinya memeriksa, sehingga stetoskop artinya alat memeriksa dada. Ia berhasil menemukan stetoskop saat ia bekerja di Hospital Necker. Pada awalnya alat tersebut berbentuk pipa selinder berlubang yang di buat dari kayu dengan panjang mencapai 5,9 inchi. Alat tersebut ditempelkan pada tubuh pasien, ujungnya ditempel pada telinga Rene untuk mendengarkan denyut nadi. Setelah mengalami perkembangan, bentuk stetoskop berubah menjadi gelas yang berbentuk pipa atau jam pasir yang panjangnya antara 15 sampai 22,5 cm.
Rene Laennec Memeriksa Pasien dengan Stetoskop Buatannya
Namun, penemuan stetoskop ini tidak langsung digunakan oleh para dokter dan Rene mendapat banyak kritikan. Seorang professor kedokteran mengatakan bila orang yang memiliki telinga untuk mendengar, maka gunakanlah telinganya jangan menggunakan stetoskop. Sehingga tidak banyak yang menggunakan stetoskop.

Dengan kemajuan teknologi, pada abad ke-19, stetoskop dikembangkan dengan menggunakan bahan karet dan alumunium. Stetoskop temuan Rene, selanjutkan disempurnakan oleh Nicholas P Comins pada tahun 1829. Nicholas menciptakan stetoskop yang dapat mendengar denyut nadi dengan kedua telinga. Sehingga ia dapat menciptakan stetoskop yang kita kenal bentuknya hingga saat ini.
Penemuan stetoskop Rene dan Nicholas tersebut merupakan salah satu penemuan yang dapat mengubah dunia. Karena fungsi stetoskop kini dapat menjadi alat kedokteran yang harus digunakan untuk menganalisis penyakit para pasiennya.

Rene Laennec tutup usia pada 13 Agustus 1826 di Ploare, pada usia 45 tahun karena penyakit TBC yang ia derita. Demikian ulasan tentang sejarah penemu stetoskop – Rene Laennec. Semoga kita dapat mencontoh beliau, karena ingin membantu orang lain, sehingga ia berfikir keras untuk menciptakan alat baru meskipun mendapat banyak kritikan dari orang lain.

Sumber: http://www.penemu.co/

Penemu Proyektor Film - Thomas Alva Edison


Thomas Alva Edison merupakan pria berkebangsaan Amerika Serikat, yang lahir pada 11 Februari 1847 di Milan, O’hio. Thomas berhasil menemukan proyektor film pada tahun 1893. Sebelum membahas lebih jauh tentang penemuan proyektor film, kita akan membahas sedikit tentang perjalanan hidup Thomas.
Thomas Alva Edison
Pada tahun 1854, keluarga Thomas pindah ke Port Huron, Michigan. Ibu Thomas bekerja sebagai guru, Thomas di ajar ibunya sendiri dirumah. Hal tersebut dilakukan karena Thomas di anggap sebagai siswa yang tertinggal dan tidak berbakat, sehingga gurunya memperingatkan Thomas kecil, bila ia tidak dapat belajar di sekolah, ibunya berikeras bahwa Thomas Alva Edison merupakan anak yang berbakat dan kemudian ibunya bertekad untuk mengajar thomas Alva Edison di rumah. Meskipun hanya belajar di rumah, Thomas kecil sudah menunjukkan keingintahuan dalam segala hal dan berantusias untuk mencoba segala hal.

Saat Thomas Alva Edison berusia sebelas tahun, ia telah membuat sebuah laboratorium kimia sederhana yang dibangun di ruang bawah tanah dirumah ayahnya. Setahun kemudian Thomas kecil telah berhasil membuat sebuah telegraf yang masih primitive, namun masih dapat digunakan. Di usia dua belas tahun, Thomas bekerja sebagai penjual Koran dan permen di atas kereta api untuk mengumpulkan uang yang digunakan untuk membiayai semua percobaan yang ia lakukan. Selain berjualan di atas kereta, untuk dapat memaksimalkan waktu senggangnya, ia meminta ijin perusahaan kereta api untuk membuat sebuah laboratorium kecil di salah satu gerbong kereta api, yang akan Thomas gunakan untuk melakukan percobaan serta membaca literature ketika ia sedang tidak berjualan.

Pada tahun 1868 Thomas Alva Edison mendapatkan pekerjaan sebagai operator telegraf di Boston, waktu luangnya digunakan untuk melakukan percobaan teknik dan akhirnya berhasil menemukan intercom elektrik. Thomas memperoleh hak paten pertama untuk alat electric vote recorder, namun tidak ada yang tertarik untuk membeli alat tersebut. Pada tahun 1877 Thomas telah menemukan phonograph, ia menyadari sumber cahaya semacam itu sangatlah penting bagi kehidupan manusia. Thomas mencurahkan segala pikiran, waktu dan tenaga serta menghabiskan uangnya sebesar 40.000 dolar dalam dua tahun untuk melakukan percobaan membuat lampu pijar.

Thomas Alva Edison telah berhasil menemukan proyektor untuk film-film kecil pada tahun 1879. Di tahun 1882 ia telah memasang lampu-lampu listrik di jalan-jalan serta rumah-rumah dengan jarak sejauh 1 km di kota New York, hal tersebut merupakan pertama kalinya terjadi di dunia, lampu listrik dipakai di jalan-jalan. Pada tahun 1890 Thomas mendirikan sebuah perusahaan General Electric. Thomas Alva Edison juga dikenal sebagai penemu lampu.

Thomas berjasa dalam bidang perfilman, karena ia telah menggabungkan film fotografi yang telah dikembangkan oleh George Eastman menjadi industry film yang telah menghaslkan jutaan dolar seperti yang telah ada sekarang ini. Thomas membuat Black Maria, yaitu suatu studio film bergerak yang di bangun pada ajlur yang berputar.

Thomas Alva Edison meninggal pada 18 Oktober 1931 di usia 84 tahun. Pada hari pemakamannya, seluruh warga Amerika mematikan lampu selama satu menit untuk memberikan penghormatan yang terakhir kali untuk Thomas. Sejarah Ilmu Pengetahuan telah mencatat bila Thomas merupakan salah satu penemu terbesar di dunia dengan penemuan berjumlah 3000 penemuan. Thomas menerima penghargaan berupa medali emas khusus dari Kongres Amerika Serikat.

Sumber: http://www.penemu.co/

Penemu Internet - Leonard Kleinrock


Internet adalah sebuah faktor terpenting untuk membantu atau meringankan pekerjaan kita. Kita sebagai seorang murid atau pelajar juga bisa memanfaatkan internet ini sebagai sumber pengetahuan yang sangat luas. Namun sayang, ada kelemahan dari internet, yaitu banyaknya konten-konten negatif seperti pornografi, perjudian, dan konten-konten negatif lainnya yang dapat merusak moral bangsa. Namun jika dibandingkan, sisi positif lah yang paling banyak ditemukan di internet ini. Namun apakah kamu tau siapa penemu internet? Dia adalah Leonard Kleinrock, seorang insinyur dan juga seorang ilmuwan asal Amerika Serikat (AS) yang bisa juga dijuluki sebagai Bapak Internet.
Leonard Kleinrock
Leonard Kleinrock lahir pada tanggal 13 Juni 1934 dan sekarang berumur 80 tahun. Dia lahir di New York City, New York. Sekarang dia tinggal di kota Los Angeles. Leonard Kleinrock sendiri adalah seorang yang berkebangsaan Amerika Serikat, dia ahli bahkan bisa juga dikatakan sangat ahli di bidang Teknik Ilmu komputer. Dia juga adalah seorang jenius yang lulus di Universitas California.

Setelah Leonard Kleinrock menyelesaikan masa-masa kuliahnya yang tentu sangat menyenangkan, dia (Leonard Kleinrock) melanjutkan utnuk masuk ke jajarang pengajar di Universitas California Los Angeles atau bisa disingkat dengan nama UCLA. Disanalah (Universitas California Los Angeles atau UCLA) lahir sebuah teknologi yang selalu kita pakai, yaitu itnernet. Di Universitas California Los Angeles atau UCLA tersebut juga adalah tempat dimana dia sangat menikmati apa yang dia kerjakan, dan juga ketertarikannya di sistem jaringan komputer punsemakin mantap.

Pesan pertama ARPANET dikirim oleh UCLA, mahasiswa programmer Charley Kline, pukul 10.30 WIB, 29 Oktober 1969 dari boelter Hall 3420. Ia dibimbing oleh Kleinrock. Kline ditransmisikan dari Universitas Komputer SDS Sigma ke Stanford. Dua huruf yaitu LO diketik pada keyboard di Universitas California, Los Angeles (UCLA), dan muncul pada layar di Stanford Research Institute, 314 mil jauhnya. Para ilmuwan komputer bermaksud untuk instruksi LOGIN, tetapi sambungan ini hilang tepat sebelum G.


Pada tahun 1988, Kleinrock adalah ketua kelompok Jaringan Penelitian Nasional untuk Kongres AS. Laporan ini sangat berpengaruh dan digunakan untuk mengembangkan Computing High Performance UU tahun 1991 yang berpengaruh dalam perkembangan Internet seperti yang dikenal saat ini. Pendanaan dari RUU itu digunakan dalam pengembangan browser web tahun 1993 Mosaic , di National Center for Supercomputing Applications (NCSA).
Leonard Kleinrock - Penemu Internet
Sekarang ini Teknologi internet hadir sebagai media multifungsi. Komunikasi melalui internet dapat dilakukan secara interpesonal (misalnya e-mail dan chatting) atau secara masal misalnya mailing list. Internet juga mampu hadir secara real time audio visual seperti pada metoda konvensional dengan adanya aplikasi teleconference.

Dia telah menerima banyak penghargaan. Kleinrock dipilih untuk menerima penghargaan bergengsi yaitu Nasional of Science, sebuah kehormatan ilmiah bangsa, dari Presiden George W. Bush di Gedung Putih pada tanggal 29 September 2008. mendapatkan penghargaan The 2007 National Medal of Science dalam memberikan kontribusi fundamental kepada teori matematika jaringan data modern, dan untuk spesifikasi fungsional switching paket, yang merupakan dasar teknologi internet generasi mentoring.

Jadi, dari Leonard Kleinrock ini atau bisa kita sebut Bapak Internet ini, kita bisa mempelajari dari perjalanan hidupnya, bahwa si Leonard Kleinrock atau Bapak Internet ini memiliki dedikasi yang kuat dan selalu belajar untuk menggapai sebuah cita-citanya tersebut. Faktanya, karena ketertarikannya di dunia jaringan komputer, dia sudah bisa mendulang kesuksesan, bukan mendulang kesuksesan saja, dia juga sekaligus mendapatkan berbagai penghargaan yang lumayan.

Sumber: http://www.penemu.co